Posted by: abduli | March 30, 2009

Manajemen Pelatiahan

berisi tentang Read More…

Posted by: abduli | March 30, 2009

Konsep-konsep dasar kepemimpinan

KONSEP-KONSEP DASAR KEPEMIMPINAN[1]

Oleh : Abdul Qohar[2]

APA ITU KEPEMIMPINAN ?

Ø Sebagai kemampuan untuk melaksanakan pengaruh antar pribadi melalui komunikasi, untuk mencapai tujuan tertentu. (Koontz & O’Donnel)

Ø Suatu hubungan dimana seorang pemimpin mempengaruhi orang lain untuk bekerja bersama secara sukarela mengenai tugas-tugas yang diinginkan pemimpin tersebut.(G. R TERRY)

Ø Suatu proses yang mempengaruhi aktivitas individu atau kelompok dalam upaya mencapai tujuan pada situasi tertentu.

Ø Proses mempengaruhi sekelompok orang sehingga mau bekerja dengan

sungguh-sungguh untuk meraih tujuan kelompok [ Koontz & O’donnel]

Ø • Kemampuan untuk mengajak orang lain mencapai tujuan yang sudah

ditentukan dengan penuh semangat [Davis, 1977]

Ø • Mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha mengarahkan tenaga, dalam

tugasnya atau merubah tingkah laku mereka [Wexley & Yuki, 1977]

Ø • Pada dasarnya merupakan pola hubungan antara individu-individu yang

menggunakan wewenang dan pengaruhnya terhadap kelompok orang agar

bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan [Fiedler, 1967].

Ø • Kepemipinan Islam

Suatu proses atau kemampuan mempengaruhi orang lain, mengarahkan dan

memotivasi tingkah laku orang lain, usaha kerjasama sesuai dengan qur’an

dan hadis untuk mencapai tujuan yang diinginkan bersama.

LEADERS

ARE BORN

OR

ARE MADE ?

Text Box: LEADERS  ARE BORN  OR  ARE MADE ?

UNSUR-UNSUR KEPEMIMPINAN

  1. Satu orang yang memimpin
  2. Banyak orang yang dipimpin
  3. Kepemimpinan dilaksanakan melalui suatu proses yang rumit
  4. Tugas/kewajiban yang harus dilaksanakan atau sasaran yang harus dicapai
  5. Keterpaduan dan saling tergantung dikalangan yang dipimpin atau antara pemimpin
  6. Situasi tertentu

TIGA SYARAT YANG HARUS DIKUASAI PEMIMPIN

1

MAMPU

MENJADI

2

MENGUASAI

DENGAN BAIK

3

MAMPU DENGAN BAIK

1.

2.

Seorang yang profesional

Penerap/peraga ciri-ciri orang yang berpredikat profesional

1.

2.

3.

4.

5.

Unsur-unsur kepemimpinan

Dirinya (analisis SWOT)

Sifat-sifat manusia

Tugasnya

Organisasi/Lembaganya

1.

2.

3.

Menjadi pengarah

Menerapkan semua hal yang berkaitan dengan kepemimpinan

Memberikan motivasi

MENJADI SEORANG PEMIMPIN TIDAKLAH MUDAH.

SEDANGKAN MAMPU BERTINDAK SEBAGAI PEMIMPIN YANG BAIK JAUH LEBIH SUSAH

FAKTOR-FAKTOR TIMBULNYA PEMIMPIN

(Bagaimana seseorang bisa menjadi pemimpin ?

1. TEORI GENETIK

“Leader are Born, not Made”. Watak dan kemampuannya merupakan bakat dan pembawaan yang dibawa sejak lahir.

2. TEORI SOSIAL

“ Leader are Made, not Born”. Seseorang dapat menjadi pemimpin dibentuk oleh faktor : * Pendidikan * Pengalaman * Lingkungan

3. TEORI GABUNGAN

Seseorang bisa menjadi pemimpin karena bakat/pembawaan, kemudian dikembangkan melalui pendidikan, pengalaman dan lingkungan

POTENSI PEMIMPIN

(Seberapa jauh seorang pemimpin mempertahankan jabatannya ?)

1. REWARD POWER

Mampu memberikan penghargaan (reward), sehingga kepemimpinannya tetap bertahan.

2. LEGITIMATE POWER

Mampu melaksanakan kekuasaan sesuai dengan kewenagnan yang diberikan secara formal.

3. COERCIVE POWER

Mampu mempertahankan kepemimpinan dengan penggunakan ancaman hukuman.

4. REFERENT POWER

Mampu memberikan keteladanan positif dan kewenangan formal.

5. EXPERT POWER

Mampu mempertahankan kepemimpinan karena memiliki keahlian yang diperoleh melalui pengalaman dan pendidikan.

KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF

  1. Mampu melihat gambaran menteluruh
  2. Mampu mengkomunikasikan gambaran menyeluruh tersebut kepada orang lain
  3. Mampu menafsirkan dan mengungkapkan kebutuhan, aspirasi dan perasaan kelompok dengan jelas.
  4. Menaruh perhatian dan respek terhadap kebutuhan, aspirasi dan kemampuan kelompok.
  5. Mampu mengkomunikasikan kebutuhan, aspirasi dan perasaan kelompok kepada pihak diluar kelompok.
  6. Mengerti apa yang dibutuhkan atau diinginkan orang untuk keprluan mereka sendiri.
  7. Mampu mengilhami orang lain untuk melakukan apa saja yang tidak mereka lakukan baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
  8. Mampu mengarahkan dan memfokuskan energi orang lain pada tujuan spesifik, dengan tetap mempertahankan semangat kelompok.
  9. Anrusias terhadap misi, sasaran dan standar kelompok
  10. Berkeinginan besar akan perubahan pertumbuhan atau peningkatan
  11. Memiliki energi untuk menjalankan bisnis atau menggerakkan kelompok

[Donald H. Weiss,1993]

GAYA KEPEMIMPINAN

GAYA OTORITER :

1.   Penentuan kebijaksanaan semuanya berada ditangan pemimpin.

2.   Teknik dan langkah-langkah kegiatan ditentikan oleh pemimpin sehingga bawahan tidak pasti kemana arahnya.

3.   Pemimpin biasanya mengatur tugas khusus dan tugas kelompok dari setiap orang

4.   Pemimpin cenderung menonjolkan sifat pribadinya, menjahui dari kegiatan kelompok.

GAYA DEMOKRATIK :

 

1.              Pengambilan kebijakan selalu melibatkan kelompok.

2.              Tujuan ditetapkan bersama dan selalu memberikan pilihan alternatif disetiap keputusan.

3.              Anggota diberikan kebebasan dan kepercayaan dalam menjalankan tugas.

4.              Pemimipin bertindak obyektif sesuai dengan fakta.

GAYA

LAISSEZ FAIRE

(Bebas)

1.               Pengambilan kebijakan diserahkan penuh kepada kelompok dan pemimpin hanya sedikit memberikan apresiasi.

2.               Penyampaian informasi dilakukan kapan dan dimana saja, pemimpin tidak terlalu terlibat dalam diskusi-diskusi.

3.               Pemimpin tidak ikut berpartisipasi dalam pembagian tugas kelompok.

4.               Pemimpin jarang memberikan komentar kecuali kalau ada permasalahan.

Menurut Rold White dan Ronald Lippert

(Hieks & Gullet : 1975

PROSES MEMIMPIN

Text Box: PROSES MEMIMPIN

Membuat keputusan-keputusan

Menetapkan sasaran-sasaran

Merencanakan

dan menyusun kebijaksanaan-kebijaksanaan

Mengorganisasi dan menempatkan

Mengawasi

Memimpin dan mensupervisi

Berkomunikasi

Proses-proses MEMIMPIN

CONTOH

IDEAL UNTUK DIIKUTI

ADALAH RASULULLAH MUHAMMAD SAW

Al-Qur’an: Sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik

bagimu [yaitu] bagi orang yang mengharap [rahmat] allah dan [kedatangan] hari

kiamat dan dia banyak menyebut Allah [Al-Ahzab:21]

SIFAT-SIFAT PEMIMPIN IDEAL

  1. Memiliki Kepercayaan Diri
  2. Memiliki Kemampuan Berbicara
  3. Memiliki Ambisi
  4. Memiliki Motivasi Berprestasi
  5. Memiliki Inisatif
  6. Memiliki Kecerdasan Tinggi

PERSPEKTIF BARAT

  1. Memiliki Konsep
  2. Kemampuan Manajerial
  3. Kemampuan Mempengaruhi dan Membujuk
  4. Memiliki Visi yang Jelas
  5. Memiliki Sikap Optimis
  6. Memiliki Kemampuan Approach

SIFAT-SIFAT PEMIMPIN IDEAL

PERSPEKTIF ISLAM

  1. Harus mampu memimpin dan mengendalikan diri

sebelum memimpin orang lain

  1. Memiliki kemampuan manajerial
  2. Memiliki Konsep Relasi
  3. Visinya – Al-Qur’an
  4. Memiliki sikap tawadhu
  5. Memiliki sifat :

· Siddiq [ benar ]

· Amanah [ terpercaya ]

· Tabligh [ menyampaikan apa adanya ]

· Fathonah [ pandai ]

PERBEDAAN KARAKTERISTIK PEMIMPIN

ABAD 20 DENGAN ABAD 21

NO

KARAKTERISTIK

ABAD 20

ABAD 21

1.

ORGANISASI

BENTUK PIRAMIDA

TERBUKA DAN JARINGAN

2.

FOKUS

KEDALAM

KELUAR

3.

GAYA

STRUTURAL/KAKU

LUWES

4.

SUMBER KEKUATAN

STABILITAS

PERUBAHAN

5.

STRUKTUR

KEPENTINGAN PRIBADI

SALING TERGANTUNG

6.

SUMBER DAYA

PENDEKATAN FISIK

PENDEKATAN INFORMASI

7.

OPERASIONAL

INTEGRASI VERTIKAL

INTEGRASI BEBAS

8.

PRODUK

UNTUK ORANG BANYAK

UNTUK PELANGGAN

9.

JANGKAUAN

LOKAL

GLOBAL

10.

FINANSIAL

TRIWULAN

SESUAI KEBUTUHAN NYATA

11.

PELAKSANAAN

BULANAN

HARIAN

12.

STRATEGI

DARI ATAS KE BAWAH

DARI BAWAH KE ATAS

13.

KEPEMIMPINAN

DOGMATIS

INSPIRATIF

14.

PEKERJA

KARYAWAN

KARYAWAN DARI AGEN

15.

HARAPAN PEKERJAAN

KEAMANAN

PENGEMBANGAN DIRI

16.

MOTIVASI

PERSAINGAN

MEMBANGUN

17.

PENINGKATAN

BERTAHAP

REVOLUSIONER

18.

KUALITAS

BISA DIUSAHAKAN

TIDAK BISA KOMPROMI

PEMIMPIN YANG BAIK

ADALAH

TELADAN

SEDIKIT KATA

BANYAK KERJA

DAN

PENDEKATAN

KEPADA BAWAHAN


[1] Ringkasan ini disampaikan pada Pelatihan Kepemimpinan BEM STAI PANA BANGIL, Minggu, 10 Juni 2007 di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan

[2] Penulis adalah Alumni PC PMII Pasuruan Spesialis Pengkaderan dan ‘CaloN’ Pemimpin Bangsa Indonesia (Bersama Kita Cerdas), Sekarang sedang melanjutkan studi S2 (Pasca Sarjana) UNMER Malang Konsentrasi Manajemen SDM

Posted by: abduli | March 30, 2009

Meningkatkan ingatan pelanggan

Meningkatkan ingatan pelanggan adalah hal penting menuju profitabilitas suatu pertumbuhan

Mengapa ingatan pelanggan menjadi sangat penting

Ingatan pelanggan yang baik adalah penting bagi organisasi sebab suatu pengurangan sedikit ( 5% tingkat penyeberangan pelanggan mempunyai sebuah efek yang positif pada profitabilitas. tergantung pada ongkos akuisisinya ,yang berkisar antar 25 sampai 80%)

Daya ingat tinggi di beberapa perusahaan tumbuh lebih cepat. bagaimanapun pelanggan-pelanggan hanya dapat ditahan jika mereka termotivasi dan setia untuk membalas persaingan. Ketika pelanggan-pelanggan merasa puas terhadap layanan mereka berikan dan mereka masih menjalankan manajemen ingatan pelanggan anda bersandar pada kombinasi berikut ini:

v Kepuasan tinggi dengan capaian produk dan layanan pelanggan

v Niatan tinggi untuk melanjutkanbisnis dengan anda

v Kesediaan yang tinggi untuk merekomendasikan anda ke[ada orang lain

Ada alat yang mempunyai nilai kotak yang tinggi berlipat skala nilai 5 dalam pengukuran kuantitatif

ada dua komponen ingatan pelanggan. keduanya perlu untuk didapatkan

v kepuasan pelanggan

v manajemen hubungan pelanggan yang proaktif dan sistematis

Supaya kepuasan pelanggan menjadi tinggi, janji dan harapan harus ada. ini melibatkan organisasi yang mampu memahami harapan pelanggan dan LAKUKAN DENGAN BENAR SAAT PERTAMA KALI ( DIRTF). kemampuan untuk berhubungan dengan permasalahan-permasalahan ketika muncul adalah kunci utama menuju sukses. juga organisasi harus mempertimbangkan keluhan sebagai sebuah hadiah, mengapa?

pelanggan yang mempunyai suatu masalah yang berkaitan dengan kepuasan,memiliki 95% angka pembelian dan 5 orang akan menceritakan tentang pengalaman mereka, jika tidak ada keluhan (96% akan melakukan) mereka akan ceritakan kepada sedikitnya 10 orang lain tentang masalah mereka

Terjadinya permasalahan dapat menyebabkan 15 sampai 30 poin yang jatuh ke dalam tanggapan kepuasan yang tinggi dan merupakan indikator kesetiaan. ini menurunkan pendapatan dengan resiko rata-rata 11%

maka, beberapa teknik untuk memelihara dan meningkatkan kepuasan harus dipertimbangkan. suatu sistem penanganan keluhan yang efektif adalah suatu alat bertahan yang sempurna. survei berkelanjutan mengukur kepuasan pelanggan, kesetiaan, dan menangkap suara pelanggan adalah juga penting.

masalah yang paling besar, namun , perusahaan tidak mengatur pelanggan dalam memperdayakan pengalaman dengan sufficent detil. oleh karena itu saya sering merekomendasikan kepada pelanggan ditempat kerja sebagai suatu analisa yang efektif dan alat peningkatan. Peningkatan alat tersebut adalah bersifat pragmatis dan menuju ke arah hasil yang cepat.

Manajemen Hubungan Pelanggan ( CRM)

di arena B2B, CRM sedang membantu menggambarkan bagaimana kita memberi klien yang terpilih dengan ekstra perhatian, dan sesuatu yang tida diduga tetapi menghargai gagasan dan prakarsa yang membantu pelanggan. dalam menjalankan bisnis yang lebih baik. CRM adalah suatu strategi penting yang perlu untuk diperlakukan sebagai suatu proses bisnis dengan pelanggan — yang digambarkan deliverables, menghubungkan dan menggambarkan langkah dengan jelas, ukuran capaian dan tanggung-jawab

banyak orang-orang mengira ini merupakan suatu sistem teknologi yang rumit. benar, tetapi itu adalah kemungkinan saja. CRM bukanlah teknologi, tetapi teknologi yang membantu untuk memungkinkan kita dapat mengumpulkan, menyimpan dan membagi informasi yang relevan kepada klien untuk membantu melakukan hal ini.

untuk klien B2B,saya sering merekomendasikan sebagai langkah pertama bahwa mereka berusaha dengan serius, saya meninjauan ulang hubungan pelanggan yang memberi mereka suatu cara yang jitu dan platform peningkatan untuk semua kepentingan pelanggan, yang terdapat 80/20 aturan.

Langkah-Langkah mencapai Ingatan Pelanggan B2B

n Pengganggu Layanan harus di dimusnahkan

n Mewujudkan harapan yang dijumpai dan terlewati

n Konsisten dan kesinambungan dalam membina hubungan dengan manajer

n waktu yang realistis dan melengkapi informasi yang tersedia

n Fleksibel dalam menyediakan peluang pelanggan

n kepercayaan yang nyata dan minat untuk mempercepat keuntungan bisnis.

n Kesetiaan yang hebat sekali

Posted by: abduli | March 30, 2009

MANAJEMEN PENGEMBANGAN ORGANISASI

MANAJEMEN PENGEMBANGAN ORGANISASI[1]

Oleh : Abdul Qohar[2]

APA ITU ORGANISASI ?

v Organisasi adalah suatu sistem kerjasama yang dilaksanakan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang sama.

v Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, untuk mencapai suatu tujuan bersama

v Organisasi adalah sekelompok orang yang berkumpul bersama disekitar suatu teknologi yang dipergunakan untuk mengubah input-input dari lingkungan menjadi barang atau jasa yang dapat dipasarkan (Raymond E. Miles : 1975)

KERANGKA KERJA ORGANISASI

APA ITU ORGANISASI

APA YANG MEREKA MILIKI

APA YANG MEREKA LAKUKAN

Wadah yang terorganisir

Struktur

Tumbuh

Berkembang

Berubah

Mengalami kemunduran

Mengombinasi

Membagi

Ia terdiri dari manusia yang melaksanakan kegiatan tertentu

Proses-proses

Berkomunikasi

Mengambil keputusan-keputusan

Mereka terdiri dari

Perilaku manusia

Memotivasi

Memimpin

Mengembangkan kelompok-kelompok

Mengembangkan iklim keorganisasian

ORGANISASI SEBAGAI SUATU SISTEM

Sasaran-sasaran organisasi

Manajemen

Proses (Sistem Transformasi)

Input

Output

Sub sistem Kontrol (Feedback)

ORGANISASI

Suatu sistem

kerja sama

yang dilakukan

oleh dua orang atau lebih untuk

mencapai

tujuan bersama

MANAJEMEN ORGANISASI

1. PLANNING (merencanakan)

2. ORGANIZING (mengumpulkan)

3. STAFFING (Regulasi Tenaga Kera)

4. DIRECTING (Kepemimpinan-Kebijakan)

5. COORDINATING (Evaluasi)

6. REPORTING (Penyampaian informasi)

  1. BUDGETING (Anggaran)

UNSUR ORGANISASI

1. Manusia (Pemimpin-Anggota)

2. Kerja sama

3. Peraturan

4. Tujuan

MANFAAT ORGANISASI

1. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan persaudaraan

2. Memperkaya informasi

3. Meningkatkan kualitas pribadi

4. Melatih keterampilan bermasyarakat

5. Mengurangi sifat egoisme

PRINSIP ORGANISASI

2. Tujuan jelas

3. Kesatuan arah

4. Kesatuan komando/perintah

5. Kordinasi

6. Pembagian tugas sesuai ahlinya

7. Keseimbangan hak dan kewajiban

MANAJEMEN ORGANISASI

(yang seharusnya dilakukan oleh EKSEKUTIF. Gullick &Shafritz :1992)

No

Manajemen

Kegiatan

1.

PLANNING

Proses menetapkan secara garis besar apa yang perlu dilakukan dan metode yang digunakan untuk melakukannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan bagi organisasi.

2.

ORGANIZING

Penciptaan dari struktur otoritas formal dimana sub bagian kerja dapat diatur, dirumuskan, dan dikordinasikan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan bagi organisasi.

3.

STAFFING

Keseluruhan fungsi pengangkatan, dan training para staf, serta menjaga suasna kerja yang menyenangkan

4.

DIRECTING

Suatu tugas yang kontinu dalam pembuatan keputusan dan menyusunnya dalam aturan-aturan dan instruksi-instruksi khusus atau umum, dan melayani sebagai pimpinan organisasi.

5.

COORDINATING

Semua tugas penting yang menghubung-hubungkan berbagai bagian atau unut kerja dalam organisasi

6.

REPORTING

Kegiatan eksekutif menyampaikan informasi tentang apa yang sedang terjadi kepada atasannya, termasuk menjaga agar dirinya dan bawahannya tetap mengetahui informasi lewat laporan-laporan, penelitian dan inspeksi.

7.

BUDGETING

Semua kegiatan dalam bentuk perencanaan, penghitungan dan pengendalian anggaran.

PARAMETER ORGANISASI YANG EFEKTIF

(John P. Campbell. 1990)

ü Tingkat efektifitas secara keseluruhan

ü Produktifitas

ü Efisiensi

ü Keuntungan

ü Kualitas

ü Tingkat kecelakaan

ü Perkembangan

ü Tingkat ketidakhadiran

ü Pergantian

ü Kepuasan kerja

ü Motivasi kerja

ü Tingkat kendali

ü Tingkat konflik

ü Kemampuan beradaptasi

ü Rencana dan penetapan tujuan

ü Persetujuan tentang tujuan

ü Tingkat internalisasi tujuan organisasi

ü Peran dan kesesuaian norma

ü Keterampilan manajerial kerja

ü Manajemen dan komunikasi informasi

ü Kemudahan

ü Pemanfaatan lingkungan

ü Evaluasi oleh pihak luar

ü Stabilitas

ü Nilai sumber daya manusia

ü Partisipasi dan saling berpengaruh

ü Perhatian terhadap training dan pengembangan serta prestasi

INDIKATOR ORGANISASI YANG EFEKTIF

(Kim S. Cameron.1990)

GOAL ATTAINMENT

Mengukur sampai seberapa jauh tujuan yang telah ditetapkan tercapai.

Dalam pendekatan ini yang ditekankan adalah hasil bukan cara. Persyaratan yang dibutuhkan adalah bahwa tujuan yang hendak dicapai benar-benar jelas, memiliki batas waktu pencapaian yang jelas dan dapt diukur.

PENDEKATAN SISTEM

Pendekatan sistem : mengukur tersedianya sumberdaya yang dibutuhkan, memelihara dirinya secara internal sebagai suatu organisme, dan berinteraksi secara sukses dengan lingkungan luar. Disini dibutuhkan adanya hubungan yang jelas antara input dengan output.

PENDEKATAN STRATEGIC CONSTITUENCIES

Mengukur tingkat kepuasan dari para konstituen kunci

COMPETING VALUES

Mengukur apakah kriteria keberhasilan yang dipentingkan organisasi seperti keadilan, pelayanan, kembalinya investor, penjualan, inovasi produk baru, keamanan bertugas, telah sesuai denga kepantingan atau kesuakaan para konstituennya.

ADMINISTRASI

Proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

6 PROSES ADMINISTRASI-KETATAUSAHAAN

2. Menghimpun

3. Mencatat

4. Mengelola

5. Menggandakan

6. Mengirim

7. Menyimpan

UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI

2. Pengorganisasian

3. Managemen

4. Tata hubungan

5. Kepegawaian

6. Keuangan

7. Perbekalan

8. Tata usaha

9. Perwakilan

PERALATAN ADMINISTRASI

2. Buku daftar inventaris

3. Buku induk anggota

4. Buku daftar kegiatan

5. Buku notulen

6. Buku daftar hadir

7. Buku kas keuangan

8. Buku tamu

9. Buku Agenda surat

10. Buku ekspedisi

11. Arsip /penyimpanan

1. Buku daftar inventaris

NO

KODE

NAMA BARANG

JML

ASAL BARANG

HARGA BARANG

TGL PAKAI

TGL TDK PAKAI

KET

2. Buku induk anggota

NO

NO INDUK

NAMA

TTL

PENDIDIKAN

ALAMAT

TGL/BLN/THN

KET

MASUK

KELUAR

3. Buku daftar kegiatan

NO

JENIS KEGIATAN

HARI/TGL

PELAKSANA

WAKTU

TEMPAT

KET

4. Buku notulen

5. Buku daftar hadir

NO

NAMA LENGKAP

JABATAN

TTD

6. Buku kas keuangan

TGL/BLN/THN

URAIAN PEMASUKAN

JML

TGL/BLN/THN

URAIAN PENGELUARAN

JML

JUMLAH

JUMLAH

7. Buku tamu

NO

HARI /TGL

NAMA LENGKAP

JABATAN

ALAMAT

MENEMUI

KEPERLUAN

TTD

8. Buku Agenda surat

NO

ALAMAT TUJUAN

SURAT KELUAR

NO PETUNJUK

TGL TERIMA

PENGIRIM

SURAT MASUK

NO PETUNJUK

9. Buku ekspedisi

NO

TGL PENGIRIMAN

ALAMAT TUJUAN

TGL SURAT

NO SURAT

LAMPIRAN

PERIHAL

TTD PENERIMA

10. Arsip /penyimpanan

Keguanaan arsip antara lain :

1. sebagai pembuktian/pembukuan

2. korespondensi

3. penyusunan sejarah

4. data statistic

5. untuk publikasi

CONTOH

KEPALA SURAT

COP

YAYASAN DARUT TAQWA

MA-SMK DARUT TAQWA SENGONAGUNG

STATUS TERAKREDITASI “A”

NO. SK. A/KW.13.4/MA/115/2005 NSM : 321.35.14.13.458

Akte Notaris : Sjariefuddin Pasuruan Jo Akhmad Shohib, SH No. 04 Tahun 2000

NOMOR SURAT

Alamat : Jl. Pesantren Ngalah No. 16 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan Telp. (0343) 611717 Po. Box 04 Pas. 67162

Nomor : 756/DU/MA-SMK/07/VII/2005

Lamp. : –

Hal : Pemberitahuan

PERIHAL SURAT

Kepada Yth.

ALAMAT/TUJUAN SURAT

Bapak Camat Purwosari

di-

Tempat

SALAM PEMBUKA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

ISI SURAT

Salam selaturahmi kami sampaikan, semoga Bapak tetap dalam lindungan-Nya, dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Amin.

Dalam rangka HUT RI KE-60 Tahun 2005, kami akan mengadakan jalan sehat dan upacara bendera, adapun rute perjalanan jalan sehat dari jalan raya Sengon menuju Purwosari yang diikuti oleh sekitar 800 peserta siswa-siswi, yang dilaksanakan pada:

Hari : Rabu

Tanggal : 17 Agustus 2005

Waktu : 07.00 WIB – Selesai

Tempat : Start di Sekolahan dan Finish di Lapangan Martopuro Purwosari

Acara : Jalan sehat dan upacara bendera

Demikian surat pemberitahuan ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamannya kami sampaikan terima kasih.

SALAM PENUTUP

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Sengonagung, 15 Agustus 2005

TANGGAL SURAT

NAMA JABATAN

Mengetahui.

Direktur Utama

TEMBUSAN

MA-SMK Darut Taqwa

Drs SAIFULLOH, MHI

Tembusan :

1. DANDIM Purwosari

2. POLRES Pasuruan


[1] Makalah ini disampaikan pada acara Kalender Diklat IV Teater oleh UKM Seni El IZZAH Universitas Yudharta Pasuruan pada tanggal 7-9 Juli 2006 di Auditorium UYP

[2] Penulis adalah Penikmat seni ‘Abis’ dan Mahasiswa Pasca Sarjana di Univesitas Merdeka Malang Program Manajemen Sumber Daya Manusia

Posted by: abduli | March 17, 2009

MANAJEMEN 1

KEPEMIMPINAN

Posted by: abduli | March 17, 2009

BIOGRAFI

NAMA : ABDUL QOHAR, MM

Posted by: abduli | March 17, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories