berisi tentang Read More…
Manajemen Pelatiahan
Posted in Managemen
Konsep-konsep dasar kepemimpinan
KONSEP-KONSEP DASAR KEPEMIMPINAN[1]
Oleh : Abdul Qohar[2]
APA ITU KEPEMIMPINAN ?
Ø Sebagai kemampuan untuk melaksanakan pengaruh antar pribadi melalui komunikasi, untuk mencapai tujuan tertentu. (Koontz & O’Donnel)
Ø Suatu hubungan dimana seorang pemimpin mempengaruhi orang lain untuk bekerja bersama secara sukarela mengenai tugas-tugas yang diinginkan pemimpin tersebut.(G. R TERRY)
Ø Suatu proses yang mempengaruhi aktivitas individu atau kelompok dalam upaya mencapai tujuan pada situasi tertentu.
Ø Proses mempengaruhi sekelompok orang sehingga mau bekerja dengan
sungguh-sungguh untuk meraih tujuan kelompok [ Koontz & O’donnel]
Ø • Kemampuan untuk mengajak orang lain mencapai tujuan yang sudah
ditentukan dengan penuh semangat [Davis, 1977]
Ø • Mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha mengarahkan tenaga, dalam
tugasnya atau merubah tingkah laku mereka [Wexley & Yuki, 1977]
Ø • Pada dasarnya merupakan pola hubungan antara individu-individu yang
menggunakan wewenang dan pengaruhnya terhadap kelompok orang agar
bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan [Fiedler, 1967].
Ø • Kepemipinan Islam
Suatu proses atau kemampuan mempengaruhi orang lain, mengarahkan dan
memotivasi tingkah laku orang lain, usaha kerjasama sesuai dengan qur’an
dan hadis untuk mencapai tujuan yang diinginkan bersama.
|
LEADERS ARE BORN OR ARE MADE ? |
UNSUR-UNSUR KEPEMIMPINAN
- Satu orang yang memimpin
- Banyak orang yang dipimpin
- Kepemimpinan dilaksanakan melalui suatu proses yang rumit
- Tugas/kewajiban yang harus dilaksanakan atau sasaran yang harus dicapai
- Keterpaduan dan saling tergantung dikalangan yang dipimpin atau antara pemimpin
- Situasi tertentu
TIGA SYARAT YANG HARUS DIKUASAI PEMIMPIN
|
1 |
MAMPU MENJADI |
2 |
MENGUASAI DENGAN BAIK |
3 |
MAMPU DENGAN BAIK |
|
1. 2. |
Seorang yang profesional Penerap/peraga ciri-ciri orang yang berpredikat profesional |
1.
2. 3. 4. 5. |
Unsur-unsur kepemimpinan Dirinya (analisis SWOT) Sifat-sifat manusia Tugasnya Organisasi/Lembaganya |
1. 2.
3. |
Menjadi pengarah Menerapkan semua hal yang berkaitan dengan kepemimpinan Memberikan motivasi |

|
|
|
|
|
|
GAYA OTORITER : 1. Penentuan kebijaksanaan semuanya berada ditangan pemimpin. 2. Teknik dan langkah-langkah kegiatan ditentikan oleh pemimpin sehingga bawahan tidak pasti kemana arahnya. 3. Pemimpin biasanya mengatur tugas khusus dan tugas kelompok dari setiap orang 4. Pemimpin cenderung menonjolkan sifat pribadinya, menjahui dari kegiatan kelompok. |
|
GAYA DEMOKRATIK :
1. Pengambilan kebijakan selalu melibatkan kelompok. 2. Tujuan ditetapkan bersama dan selalu memberikan pilihan alternatif disetiap keputusan. 3. Anggota diberikan kebebasan dan kepercayaan dalam menjalankan tugas. 4. Pemimipin bertindak obyektif sesuai dengan fakta. |
|
GAYA LAISSEZ FAIRE (Bebas) 1. Pengambilan kebijakan diserahkan penuh kepada kelompok dan pemimpin hanya sedikit memberikan apresiasi. 2. Penyampaian informasi dilakukan kapan dan dimana saja, pemimpin tidak terlalu terlibat dalam diskusi-diskusi. 3. Pemimpin tidak ikut berpartisipasi dalam pembagian tugas kelompok. 4. Pemimpin jarang memberikan komentar kecuali kalau ada permasalahan. |
|
|
PROSES MEMIMPIN |
![]() |
|
Membuat keputusan-keputusan |
|
Menetapkan sasaran-sasaran |
|
Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan-kebijaksanaan |
|
Mengorganisasi dan menempatkan |
|
Mengawasi |
|
Memimpin dan mensupervisi |
|
Berkomunikasi |
|
Proses-proses MEMIMPIN |
![]() |
CONTOH
IDEAL UNTUK DIIKUTI
ADALAH RASULULLAH MUHAMMAD SAW
Al-Qur’an: Sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik
bagimu [yaitu] bagi orang yang mengharap [rahmat] allah dan [kedatangan] hari
kiamat dan dia banyak menyebut Allah [Al-Ahzab:21]
SIFAT-SIFAT PEMIMPIN IDEAL
- Memiliki Kepercayaan Diri
- Memiliki Kemampuan Berbicara
- Memiliki Ambisi
- Memiliki Motivasi Berprestasi
- Memiliki Inisatif
- Memiliki Kecerdasan Tinggi
PERSPEKTIF BARAT
- Memiliki Konsep
- Kemampuan Manajerial
- Kemampuan Mempengaruhi dan Membujuk
- Memiliki Visi yang Jelas
- Memiliki Sikap Optimis
- Memiliki Kemampuan Approach
SIFAT-SIFAT PEMIMPIN IDEAL
PERSPEKTIF ISLAM
- Harus mampu memimpin dan mengendalikan diri
sebelum memimpin orang lain
- Memiliki kemampuan manajerial
- Memiliki Konsep Relasi
- Visinya – Al-Qur’an
- Memiliki sikap tawadhu
- Memiliki sifat :
· Siddiq [ benar ]
· Amanah [ terpercaya ]
· Tabligh [ menyampaikan apa adanya ]
· Fathonah [ pandai ]
PERBEDAAN KARAKTERISTIK PEMIMPIN
ABAD 20 DENGAN ABAD 21
|
NO |
KARAKTERISTIK |
ABAD 20 |
ABAD 21 |
|
1. |
ORGANISASI |
BENTUK PIRAMIDA |
TERBUKA DAN JARINGAN |
|
2. |
FOKUS |
KEDALAM |
KELUAR |
|
3. |
GAYA |
STRUTURAL/KAKU |
LUWES |
|
4. |
SUMBER KEKUATAN |
STABILITAS |
PERUBAHAN |
|
5. |
STRUKTUR |
KEPENTINGAN PRIBADI |
SALING TERGANTUNG |
|
6. |
SUMBER DAYA |
PENDEKATAN FISIK |
PENDEKATAN INFORMASI |
|
7. |
OPERASIONAL |
INTEGRASI VERTIKAL |
INTEGRASI BEBAS |
|
8. |
PRODUK |
UNTUK ORANG BANYAK |
UNTUK PELANGGAN |
|
9. |
JANGKAUAN |
LOKAL |
GLOBAL |
|
10. |
FINANSIAL |
TRIWULAN |
SESUAI KEBUTUHAN NYATA |
|
11. |
PELAKSANAAN |
BULANAN |
HARIAN |
|
12. |
STRATEGI |
DARI ATAS KE BAWAH |
DARI BAWAH KE ATAS |
|
13. |
KEPEMIMPINAN |
DOGMATIS |
INSPIRATIF |
|
14. |
PEKERJA |
KARYAWAN |
KARYAWAN DARI AGEN |
|
15. |
HARAPAN PEKERJAAN |
KEAMANAN |
PENGEMBANGAN DIRI |
|
16. |
MOTIVASI |
PERSAINGAN |
MEMBANGUN |
|
17. |
PENINGKATAN |
BERTAHAP |
REVOLUSIONER |
|
18. |
KUALITAS |
BISA DIUSAHAKAN |
TIDAK BISA KOMPROMI |
PEMIMPIN YANG BAIK
ADALAH
TELADAN
SEDIKIT KATA
BANYAK KERJA
DAN
PENDEKATAN
KEPADA BAWAHAN
[1] Ringkasan ini disampaikan pada Pelatihan Kepemimpinan BEM STAI PANA BANGIL, Minggu, 10 Juni 2007 di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan
[2] Penulis adalah Alumni PC PMII Pasuruan Spesialis Pengkaderan dan ‘CaloN’ Pemimpin Bangsa Indonesia (Bersama Kita Cerdas), Sekarang sedang melanjutkan studi S2 (Pasca Sarjana) UNMER Malang Konsentrasi Manajemen SDM
Posted in Kepemimpinan
Meningkatkan ingatan pelanggan
Meningkatkan ingatan pelanggan adalah hal penting menuju profitabilitas suatu pertumbuhan
Mengapa ingatan pelanggan menjadi sangat penting
Ingatan pelanggan yang baik adalah penting bagi organisasi sebab suatu pengurangan sedikit ( 5% tingkat penyeberangan pelanggan mempunyai sebuah efek yang positif pada profitabilitas. tergantung pada ongkos akuisisinya ,yang berkisar antar 25 sampai 80%)
Daya ingat tinggi di beberapa perusahaan tumbuh lebih cepat. bagaimanapun pelanggan-pelanggan hanya dapat ditahan jika mereka termotivasi dan setia untuk membalas persaingan. Ketika pelanggan-pelanggan merasa puas terhadap layanan mereka berikan dan mereka masih menjalankan manajemen ingatan pelanggan anda bersandar pada kombinasi berikut ini:
v Kepuasan tinggi dengan capaian produk dan layanan pelanggan
v Niatan tinggi untuk melanjutkanbisnis dengan anda
v Kesediaan yang tinggi untuk merekomendasikan anda ke[ada orang lain
Ada alat yang mempunyai nilai kotak yang tinggi berlipat skala nilai 5 dalam pengukuran kuantitatif
ada dua komponen ingatan pelanggan. keduanya perlu untuk didapatkan
kepuasan pelanggan
v manajemen hubungan pelanggan yang proaktif dan sistematis
Supaya kepuasan pelanggan menjadi tinggi, janji dan harapan harus ada. ini melibatkan organisasi yang mampu memahami harapan pelanggan dan LAKUKAN DENGAN BENAR SAAT PERTAMA KALI ( DIRTF). kemampuan untuk berhubungan dengan permasalahan-permasalahan ketika muncul adalah kunci utama menuju sukses. juga organisasi harus mempertimbangkan keluhan sebagai sebuah hadiah, mengapa?
pelanggan yang mempunyai suatu masalah yang berkaitan dengan kepuasan,memiliki 95% angka pembelian dan 5 orang akan menceritakan tentang pengalaman mereka, jika tidak ada keluhan (96% akan melakukan) mereka akan ceritakan kepada sedikitnya 10 orang lain tentang masalah mereka
Terjadinya permasalahan dapat menyebabkan 15 sampai 30 poin yang jatuh ke dalam tanggapan kepuasan yang tinggi dan merupakan indikator kesetiaan. ini menurunkan pendapatan dengan resiko rata-rata 11%
maka, beberapa teknik untuk memelihara dan meningkatkan kepuasan harus dipertimbangkan. suatu sistem penanganan keluhan yang efektif adalah suatu alat bertahan yang sempurna. survei berkelanjutan mengukur kepuasan pelanggan, kesetiaan, dan menangkap suara pelanggan adalah juga penting.
masalah yang paling besar, namun , perusahaan tidak mengatur pelanggan dalam memperdayakan pengalaman dengan sufficent detil. oleh karena itu saya sering merekomendasikan kepada pelanggan ditempat kerja sebagai suatu analisa yang efektif dan alat peningkatan. Peningkatan alat tersebut adalah bersifat pragmatis dan menuju ke arah hasil yang cepat.
Manajemen Hubungan Pelanggan ( CRM)
di arena B2B, CRM sedang membantu menggambarkan bagaimana kita memberi klien yang terpilih dengan ekstra perhatian, dan sesuatu yang tida diduga tetapi menghargai gagasan dan prakarsa yang membantu pelanggan. dalam menjalankan bisnis yang lebih baik. CRM adalah suatu strategi penting yang perlu untuk diperlakukan sebagai suatu proses bisnis dengan pelanggan — yang digambarkan deliverables, menghubungkan dan menggambarkan langkah dengan jelas, ukuran capaian dan tanggung-jawab
banyak orang-orang mengira ini merupakan suatu sistem teknologi yang rumit. benar, tetapi itu adalah kemungkinan saja. CRM bukanlah teknologi, tetapi teknologi yang membantu untuk memungkinkan kita dapat mengumpulkan, menyimpan dan membagi informasi yang relevan kepada klien untuk membantu melakukan hal ini.
untuk klien B2B,saya sering merekomendasikan sebagai langkah pertama bahwa mereka berusaha dengan serius, saya meninjauan ulang hubungan pelanggan yang memberi mereka suatu cara yang jitu dan platform peningkatan untuk semua kepentingan pelanggan, yang terdapat 80/20 aturan.
Langkah-Langkah mencapai Ingatan Pelanggan B2B
n Pengganggu Layanan harus di dimusnahkan
n Mewujudkan harapan yang dijumpai dan terlewati
n Konsisten dan kesinambungan dalam membina hubungan dengan manajer
n waktu yang realistis dan melengkapi informasi yang tersedia
n Fleksibel dalam menyediakan peluang pelanggan
n kepercayaan yang nyata dan minat untuk mempercepat keuntungan bisnis.
n Kesetiaan yang hebat sekali
Posted in Kewirausahaan
MANAJEMEN PENGEMBANGAN ORGANISASI
MANAJEMEN PENGEMBANGAN ORGANISASI[1]
Oleh : Abdul Qohar[2]
APA ITU ORGANISASI ?
v Organisasi adalah suatu sistem kerjasama yang dilaksanakan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang sama.
v Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, untuk mencapai suatu tujuan bersama
v Organisasi adalah sekelompok orang yang berkumpul bersama disekitar suatu teknologi yang dipergunakan untuk mengubah input-input dari lingkungan menjadi barang atau jasa yang dapat dipasarkan (Raymond E. Miles : 1975)
KERANGKA KERJA ORGANISASI
|
APA ITU ORGANISASI |
APA YANG MEREKA MILIKI |
APA YANG MEREKA LAKUKAN |
|
Wadah yang terorganisir |
Struktur |
Tumbuh Berkembang Berubah Mengalami kemunduran Mengombinasi Membagi |
|
Ia terdiri dari manusia yang melaksanakan kegiatan tertentu |
Proses-proses |
Berkomunikasi Mengambil keputusan-keputusan |
|
Mereka terdiri dari |
Perilaku manusia |
Memotivasi Memimpin Mengembangkan kelompok-kelompok Mengembangkan iklim keorganisasian |
ORGANISASI SEBAGAI SUATU SISTEM
|
Sasaran-sasaran organisasi |
|
Manajemen |
|
Proses (Sistem Transformasi) |
|
Input |
|
Output |
![]() |
Sub sistem Kontrol (Feedback)
ORGANISASI
|
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
|
||||||||||||||
|
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
|
||||
|
||||
MANAJEMEN ORGANISASI
(yang seharusnya dilakukan oleh EKSEKUTIF. Gullick &Shafritz :1992)
|
No |
Manajemen |
Kegiatan |
|
1. |
PLANNING |
Proses menetapkan secara garis besar apa yang perlu dilakukan dan metode yang digunakan untuk melakukannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan bagi organisasi. |
|
2. |
ORGANIZING |
Penciptaan dari struktur otoritas formal dimana sub bagian kerja dapat diatur, dirumuskan, dan dikordinasikan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan bagi organisasi. |
|
3. |
STAFFING |
Keseluruhan fungsi pengangkatan, dan training para staf, serta menjaga suasna kerja yang menyenangkan |
|
4. |
DIRECTING |
Suatu tugas yang kontinu dalam pembuatan keputusan dan menyusunnya dalam aturan-aturan dan instruksi-instruksi khusus atau umum, dan melayani sebagai pimpinan organisasi. |
|
5. |
COORDINATING |
Semua tugas penting yang menghubung-hubungkan berbagai bagian atau unut kerja dalam organisasi |
|
6. |
REPORTING |
Kegiatan eksekutif menyampaikan informasi tentang apa yang sedang terjadi kepada atasannya, termasuk menjaga agar dirinya dan bawahannya tetap mengetahui informasi lewat laporan-laporan, penelitian dan inspeksi. |
|
7. |
BUDGETING |
Semua kegiatan dalam bentuk perencanaan, penghitungan dan pengendalian anggaran. |
PARAMETER ORGANISASI YANG EFEKTIF
(John P. Campbell. 1990)
|
ü Tingkat efektifitas secara keseluruhan ü Produktifitas ü Efisiensi ü Keuntungan ü Kualitas ü Tingkat kecelakaan ü Perkembangan ü Tingkat ketidakhadiran ü Pergantian ü Kepuasan kerja ü Motivasi kerja ü Tingkat kendali ü Tingkat konflik ü Kemampuan beradaptasi |
ü Rencana dan penetapan tujuan ü Persetujuan tentang tujuan ü Tingkat internalisasi tujuan organisasi ü Peran dan kesesuaian norma ü Keterampilan manajerial kerja ü Manajemen dan komunikasi informasi ü Kemudahan ü Pemanfaatan lingkungan ü Evaluasi oleh pihak luar ü Stabilitas ü Nilai sumber daya manusia ü Partisipasi dan saling berpengaruh ü Perhatian terhadap training dan pengembangan serta prestasi |
INDIKATOR ORGANISASI YANG EFEKTIF
(Kim S. Cameron.1990)
|
GOAL ATTAINMENT |
Mengukur sampai seberapa jauh tujuan yang telah ditetapkan tercapai. Dalam pendekatan ini yang ditekankan adalah hasil bukan cara. Persyaratan yang dibutuhkan adalah bahwa tujuan yang hendak dicapai benar-benar jelas, memiliki batas waktu pencapaian yang jelas dan dapt diukur. |
|
PENDEKATAN SISTEM |
Pendekatan sistem : mengukur tersedianya sumberdaya yang dibutuhkan, memelihara dirinya secara internal sebagai suatu organisme, dan berinteraksi secara sukses dengan lingkungan luar. Disini dibutuhkan adanya hubungan yang jelas antara input dengan output. |
|
PENDEKATAN STRATEGIC CONSTITUENCIES |
Mengukur tingkat kepuasan dari para konstituen kunci |
|
COMPETING VALUES |
Mengukur apakah kriteria keberhasilan yang dipentingkan organisasi seperti keadilan, pelayanan, kembalinya investor, penjualan, inovasi produk baru, keamanan bertugas, telah sesuai denga kepantingan atau kesuakaan para konstituennya. |
ADMINISTRASI
|
|
6 PROSES ADMINISTRASI-KETATAUSAHAAN 2. Menghimpun 3. Mencatat 4. Mengelola 5. Menggandakan 6. Mengirim 7. Menyimpan |
|
UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI 2. Pengorganisasian 3. Managemen 4. Tata hubungan 5. Kepegawaian 6. Keuangan 7. Perbekalan 8. Tata usaha 9. Perwakilan |
![]() |
|||
|
|||
1. Buku daftar inventaris
|
NO |
KODE |
NAMA BARANG |
JML |
ASAL BARANG |
HARGA BARANG |
TGL PAKAI |
TGL TDK PAKAI |
KET |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2. Buku induk anggota
|
NO |
NO INDUK |
NAMA |
TTL |
PENDIDIKAN |
ALAMAT |
TGL/BLN/THN |
KET |
|
|
MASUK |
KELUAR |
|
||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3. Buku daftar kegiatan
|
NO |
JENIS KEGIATAN |
HARI/TGL |
PELAKSANA |
WAKTU |
TEMPAT |
KET |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4. Buku notulen
5. Buku daftar hadir
|
NO |
NAMA LENGKAP |
JABATAN |
TTD |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6. Buku kas keuangan
|
TGL/BLN/THN |
URAIAN PEMASUKAN |
JML |
TGL/BLN/THN |
URAIAN PENGELUARAN |
JML |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
JUMLAH |
|
||
7. Buku tamu
|
NO |
HARI /TGL |
NAMA LENGKAP |
JABATAN |
ALAMAT |
MENEMUI |
KEPERLUAN |
TTD |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8. Buku Agenda surat
|
NO |
ALAMAT TUJUAN |
SURAT KELUAR |
NO PETUNJUK |
TGL TERIMA |
PENGIRIM |
SURAT MASUK |
NO PETUNJUK |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9. Buku ekspedisi
|
NO |
TGL PENGIRIMAN |
ALAMAT TUJUAN |
TGL SURAT |
NO SURAT |
LAMPIRAN |
PERIHAL |
TTD PENERIMA |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10. Arsip /penyimpanan
Keguanaan arsip antara lain :
1. sebagai pembuktian/pembukuan
2. korespondensi
3. penyusunan sejarah
4. data statistic
5. untuk publikasi
CONTOH
|
|
|
MA-SMK DARUT TAQWA SENGONAGUNG STATUS TERAKREDITASI “A” NO. SK. A/KW.13.4/MA/115/2005 NSM : 321.35.14.13.458 Akte Notaris : Sjariefuddin Pasuruan Jo Akhmad Shohib, SH No. 04 Tahun 2000 |
||
|
Alamat : Jl. Pesantren Ngalah No. 16 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan Telp. (0343) 611717 Po. Box 04 Pas. 67162 |
|||
Nomor : 756/DU/MA-SMK/07/VII/2005
Lamp. : -
Hal : Pemberitahuan
|
PERIHAL SURAT |
Kepada Yth.
![]()
|
Bapak Camat Purwosari
di-
Tempat
|
||||
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
|
Salam selaturahmi kami sampaikan, semoga Bapak tetap dalam lindungan-Nya, dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Amin.
Dalam rangka HUT RI KE-60 Tahun 2005, kami akan mengadakan jalan sehat dan upacara bendera, adapun rute perjalanan jalan sehat dari jalan raya Sengon menuju Purwosari yang diikuti oleh sekitar 800 peserta siswa-siswi, yang dilaksanakan pada:
Hari : Rabu
Tanggal : 17 Agustus 2005
Waktu : 07.00 WIB – Selesai
Tempat : Start di Sekolahan dan Finish di Lapangan Martopuro Purwosari
Acara : Jalan sehat dan upacara bendera
Demikian surat pemberitahuan ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamannya kami sampaikan terima kasih.
|
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Sengonagung, 15 Agustus 2005
|
||||
|
||||
Mengetahui.
Direktur Utama
|
MA-SMK Darut Taqwa
![]() |
Drs SAIFULLOH, MHI
Tembusan :
1. DANDIM Purwosari
2. POLRES Pasuruan
Posted in Managemen
MANAJEMEN 1
KEPEMIMPINAN
Posted in Uncategorized
BIOGRAFI
NAMA : ABDUL QOHAR, MM
Posted in Uncategorized
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Posted in Uncategorized










